Selasa, 12 September 2017

TIPS MEMBIASAKAN DIRI UNTUK MEMBACA BUKU





BELAJAR MEMBIASAKAN DIRI UNTUK MEMBACA BUKU
Anak yang usianya masih balita para orang tua seharusnya membiasakan anak untuk membaca, meskipun anak belum bisa membaca, orang tua membacakan sebuah cerita di waktu waktu tertentu, agar anak ditanamkan kebiasaan membaca di setiap harinya. Seperti kisah saya sewaktu kecil, tante saya sering membacakan cerita pinokio, gadis penjual korek api, gadis si kerudung merah, kancil dan masih banyak lagi, kemudian setelah Saya masuk ke sekolah dasar orang tua saya memberikan buku buku cerita yang lucu penuh warna itu hal yang membuat Saya bersyukur sampai dewasa ini saya penggemar buku, khusus nya buku buku cerita untuk anak anak. Karena sering nya membaca buku buku cerita saya jadi suka membuat cerita untuk anak anak, saya tulis di buku biasa dan saya bacakan ke anak anak di dekat rumah saya, sebetulnya saya bukan 100% penggila buku sampai lupa waktu untuk membaca buku, tapi saya punya waktu untuk membaca buku di setiap harinya.
Saya akan memberikan tips kecil karena saya pun masih belajar masalah buku  dan membaca.
TIPS UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA BUKU
1.       Memilih buku yang kita sukai
Sebelum lebih jauh untuk membaca buku kita harus tahu lebih dulu minat kita terhadap buku, genre apa yang kita sukai, covernya, tulisannya, dan bahasanya.
2.       Menjadwal kan untuk membaca buku
Setelah kita punya buku untuk di baca, agar bisa lebih productive tuliskan jadwal hari apa untuk membaca buku, dan berapa lama waktu untuk membaca buku.
Kenapa harus punya jadwal ?
a)      Membiasakan diri untuk terbiasa membaca buku
b)      Disiplin untuk membaca buku
c)       Productive , agar tidak mengganggu aktifitas lain
d)      Komitmen untuk diri sendiri dalam membaca buku

Seperti contoh : jadwal saya membaca buku pelajaran di setiap senin sampai kamis masing masing 2 jam waktu untuk membaca pada jam 04:00 - 06:00 pagi. Kemudian pada hari jumat sampai minggu saya membaca buku sastra atau novel dengan jam yang sama.

Sebetulnya tidak harus lama lama minimal 15 – 30 menit saja sudah cukup membaca buku tapi sebaiknya di ulang – ulang setiap hari sampai menjadi kebiasaan membaca buku.
3.       Memanfaatkan waktu luang
Banyak sekali waktu luang yang terbuang sia – sia, nah kita bisa pakai waktu luang itu untuk membaca buku misalnya :
a)      Membaca saat istirahat di jam sekolah atau kantor  
b)      Saat menunggu bis atau di dalam kendaraan umum misal : kereta, bis, angkot, pesawat dll. Artinya waktu untuk menunggu kita tidak terbuang percuma. Bisa kita pakai untuk membaca buku.
c)       Membaca buku sebelum tidur 
4.       Target membaca buku
Setelah minat terbentuk dan kebiasaan membaca buku baik setiap hari, targetkan diri sendiri untuk mengoleksi buku misal :
a)      1 minggu selesai 1 buku – 1 bulan selesai 4 buku
Ini akan menjadi tantangan sendiri dalam hal membaca, jika tidak ada target kita pun akan merasa santai saja dalam membaca buku, kecuali jika memang kita super sibuk dalam aktifitas sehari hari dan tidak memaksakan untuk membaca buku
b)      Adakan reward dan punishment  dalam membaca untuk diri sendiri
Meskipun terbilang konyol karena ada reward dan punishment segala,  menurut saya biar semangat dan gak boring tiap kali membaca buku , Seperti hal nya setiap kali target saya meleset dalam menghabiskan buku 1 minggu 1 buku hukuman saya memambahkan waktu untuk membaca buku lebih awal atau lebih lama. Dan reward saya ketika selesai membaca buku dan mulai buku baru saya pergi ke cafĂ© and book untuk pesan minuman sambil baca buku, disana pasti ada nuansa bangga karena udah selesai baca buku dan mentraktir diri sendiri karena menurut saya diri sendiri pun harus di apresiasi dan di hargai.:D
5.       Book review / Mengulas buku yang telah di baca
Kenapa perlu menulis book review ? dengan mengulas sebuah buku yang telah kita baca setidaknya akan mengingat buku ini ngomongin apa ya? Buku ini tentang apa ya? Gak perlu susah pake format untuk mengulas buku, cukup di kertas 1 lembar sedang atau kecil dan ulas buku itu menurut pandangan kamu, dan tempel ulasan itu di buku sebagai tanda kalo buku udah di baca dan di ulas.

Semoga bermanfaat ^_^

SIKAP KETIKA MENGHADAPI MASALAH

fakta ketika seseorang merasa down. hal yang pertama yang ia fikirkan adalah "aku lemah. aku tidak pantas, aku menyerah, atau aku pengen mati" waw
perlu di ingatkan bahwa seseorang ketika merasa tertekan dengan keadaan atau suatu masalah, di fikiran yg ia terima adalah
bahwa ia tidak bisa melewati ini, atau lebih tepatnya tidak percaya pada diri sendiri,
kenapa begitu ?
faktor nya adalah
1. tidak bisa membaca diri sendiri atau tidak bisa menilai diri sendiri
2. tidak bisa terbuka dengan orang lain
3. tidak percaya dengan orang lain maupun dengan diri sendiri
4. lingkungan yang tidak mendukung ia untuk move on
5. tidak adanya tujuan hidup atau tidak adanya motivasi yang ia dapatkan

percaya atau tidak jika suatu masalah datang menghampiri kita jalan keluar nya adalah berbicara dengan diri sendiri.
kenapa gak ke orang lain ?
justru dengan berbicara ke orang lain masalah bukan nya akan selesai tetapi masalah itu bakalan tambah lebar dan kamu tidak akan segera menyelesaikan nya
artinya fikiran kamu bakalan di doktrin dengan orang yang kamu anggap ia bisa membantu,
jadi fikiran kamu yang tadi nya ingin A malah di belokkan buat ambil keputusan B
boleh lah kita berbagi dengan orang lain atau share.
tetapi dalam percakapan itu kita yang sedang menerima suatu masalah jangan sampai kita meminta arah mana yang harus kita ambil.
toh yang mau menjalani kita sendiri
jadi kita harus bisa menerima masukan dan kita bisa mengambil garis besar nya dan mengambil point positive untuk diri kita maupun untuk masalah kita.


faktor pertama :"tidak bisa membaca diri sendiri atau tidak bisa menilai diri sendiri":
ya ! masalah datang = galau
heloooww umur kamu berapa? harus di tekan kan pada diri sendiri bahwa kamu bisa !! sekali lagi "KAMU BISA!!!"
bagaimana masalah ini bisa selesai sedangkan diri sendiri tidak bisa menerimanya
coba lah untuk membuka hati dan fikiran.
RENUNGKAN LAH !!! 
*sadarkan dalam diri bahwa "AKU BISA MELEWATI INI. KARENA AKU YAKIN. AKU HIDUP BUKAN UNTUK MENJADI ORANG YANG SIA-SIA"
*sadar bahwa hidup ini masih panjang, "CITA-CITA KU TINGGI DAN AKU HARUS BISA MENCAPAINYA"
*sadar bahwa makanan mental dan jiwa adalah menghadapi suatu masalah "AKU BANYAK MASALAH = AKU MANUSIA NORMAL. DAN AKU YAKIN AKU BISA MELEWATI INI"

jadi gini
manusia itu di ibaratkan seperti sebuah PAKU dan masalah itu di ibaratkan seperti PALU
contoh :
paku semakin di pukul dengan palu semakin kuat untuk bisa menempel di dinding, semakin kuat paku itu untuk menempel,
semakin besar juga berat yang akan paku itu terima


tidak jauh beda dengan manusia,
semakin masalah datang menghampiri kita sebagai manusia normal, semakin besar juga peluang kita untuk bisa terbiasa dan
bisa untuk menjadi manusia yang kuat dan lebih baik,
tentunya dalam segi mindset kita dalam menghadapi suatu masalah, bukan begitu?
nah sekarang, sampai dimana posisi kamu ketika menghadapi suatu masalah ?


Faktor kedua :"tidak bisa terbuka dengan orang lain":
kalau memang diri sendiri tidak bisa sepenuh nya mencari jalan keluar untuk memilih suatu keputusan,
kita boleh curhat atau kita boleh meminta seseorang untuk memilih keputusan antara A atau B (saran)
dan jangan lupa tanya kenapa ia bisa memberikan keputusan yang menurut ia baik untuk di pilih.
dan apa kerugian kita jika kita tidak bisa menjalan kan keputusan yang ia berikan untuk kita. 
artinya ketika kita meminta saran kepada seseorang kita tidak ngasal untuk bisa menerima apa yang ia berikan untuk kita.
dan ambil garis besar nya ketika kamu sudah mendapatkan jawaban yang menurut kamu itu baik dan bisa menyelesaikan masalah.
ingat ya dear, masalah hanya bisa kita hadapi ketika kita bisa bertanya kepada diri kita sendiri.


faktor ketiga :"tidak percaya dengan orang lain maupun dengan diri sendiri":
wah jangan - jangan kamu termasuk orang yang tidak percaya dengan orang lain maupun dengan diri sendiri?
bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah kalau kamu tidak bisa sepenuhnya terbuka untuk diri sendiri maupun orang lain?
nah sekarang afiya tanya kenapa bisa tidak percaya dengan diri sendiri ? kenapa tidak bisa percaya kepada orang lain?
lalu apa yang bisa kamu andalkan dalam diri kamu sendiri dalam menghadapi masalah?
dan apa yang bisa kamu percaya untuk bisa membantu kamu menghadapi persoalan?
ayo renungkan.
ini demi kebaikan kamu untuk proses kedewasaan.
dan tulis di kertas apa yang kamu mau, apa yang kamu tidak bisa, apa yang kamu harapkan untuk ke depan?. tulis.
dan point terpenting adalah, tekadkan dalam diri bahwa cita-cita kamu harus tercapai dan masalah ini harus cepat selesai.
terapkan dalam diri sediri bahwa LEBIH CEPAT LEBIH BAIK. setuju ?


Faktor keempat :"lingkungan yang tidak mendukung ia untuk move on":
cepat ubah area yang bisa memungkinkan kamu untuk bisa berfikir jernih agar masalah kamu bisa cepat selesai
sibukkan diri sendiri dengan hal hal baru dan hal hal positive.
caranya ?
ya tinggal tanya diri sendiri apa yang kamu sukai dan apa yang tidak kamu sukai.
gampang ?


Faktor kelima :"tidak adanya tujuan hidup atau tidak adanya motivasi yang ia dapatkan":
saat nya ambil kertas dan pulpen
tulis apa cita cita kamu
tulis apa rencana kamu
tulis cara bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan kamu bisa cepat mendapatkan apa yang kamu cita-cita kan
ubah pola fikir kamu dengan hal hal yang baru atau kreatif
untuk motivasi,  rajin rajin baca buku deh, atau kalo males ya tinggal tanya mbah google, pasti di jawab ^_^

supaya lebih afdol kalo kamu lagi dapet masalah coba deh buat dengerin curhatan temen,
loh ? kenapa ?
karena tanpa sadar ketika seseorang sedang mendengarkan cerita sedih orang lain,
kita tanpa di sadari bisa  memberikan solusi untuk orang tersebut,
dan beberapa detik kemudian kita baru sadar bahwa kita bisa menerapkan solusi ini untuk diri kita sendiri,
dan perlu di ingat bahwa kita pasti termasuk ke dalam orang yang beruntung di banding kan dengan orang lain,
karena posisi manusia itu selau berubah dan terus berubah, syukuri dan nikmatilah. hidup di dunia adalah anugrah terindah,
bisa tersenyum dan tertawa adalah nafas kehidupan yang bisa kita renungkan untuk bersyukur.
ingat.
jam tidak akan berputar ke belakang kecuali fikiran kita.
manfaatkan hari ini sebaik mungkin, karena manusia tidak tau kisah esok akan seperti apa.

semoga dengan membaca entri ini, kamu bisa lebih menerima terhadap diri sendiri, dan bisa menyelesaikan masalah dengan fikiran tenang dan dewasa.
jangan pernah mengambil keputusan ketika kamu sedang berada di puncak emosi (amarah)
karena itu pada dasar nya keputusan  yang di ambil ketika marah bukan keputusan yang sebenarnya yang kamu mau.


YAKIN PADA DIRI SENDIRI YA DEAR :)